Gemajustisia.com - Pada tanggal 26 Desember 2020 lalu , LPI FHUA baru saja melakukan serah terima jabatan (Sertijab) untuk periode 2020/2021 bersamaan dengan terpilihnya Ketua Umum LPI FHUA yang baru yaitu Rezi Hendrianda.
Menurut Rezi, yang terpilih sebagai ketua LPI Fakultas Hukum yang baru mengungkapkan LPI akan memaksimalkan segala progam kerja secara efektif.
“Untuk target secara umum tentunya untuk mewujudkan tujuan dari LPI itu sendiri dan juga untuk memastikan serta memaksimalkan segala program kerja (proker) agar berjalan dengan baik dan se-efektif mungkin” ungkap ketua umum LPI FHUA, Rezi.
Selain itu, Rezi juga menambahkan mengenai terobosan-terobosan terbaru yang akan dia lakukan sebagai Ketua Umum LPI, namun terkendala karena makin merebaknya pandemi covid-19 sehingga terobosan yang telah masuk dalam program kerja belum dapat dilaksanakan secara efektif.
“Tentunya akan banyak sekali terobosan ataupun program kerja yang baru disebabkan beralihnya sistem perkuliahan dari sistem luring ke sistem daring.
Sebenarnya ada beberapa terobosan yang akan LPI laksanakan yang mana belum terlaksana pada kepengurusan sebelumnya walaupun itu belum pasti pelaksanaannya kapan dan bagaimana karena disebabkan keterbatasan ruang dan waktu pada saat sekarang ini." Jelasnya.
Selama periode kepengurusannya, Rezi Hendrianda akan memaksimalkan penggunaan media sosial dan platform-platform sosial lainnya agar berbagai program dakwah maupun kegiatan di luar dakwah dapat tersampaikan dengan baik di luar segala keterbatasan yang ada pada saat sekarang ini.
Ditanya mengenai perbedaan kepengurusan antara LPI sekarang dengan yang Lama, Rezi mengaku bahwa cara pengurusan yang sekarang lebih banyak dijalankan secara daring karena pandemi Covid-19. Akan tetapi secara teknis program kerja dari kepengurusaan sebelumnya dengan sekarang itu sama.
Kedepannya LPI juga akan berkolaborasi dengan berbagai UKM, baik yang ada di fakultas maupun UKM/FSI yang ada di universitas.
“Tentunya LPI sebagai suatu lembaga atau organisasi pastilah akan selalu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai UKM. Baik itu UKM yang ada di faultas maupun itu UKM/FSI yang ada di universitas.
Tujuan atau harapannya agar dapat menjaga hubungan atau ukhwah antar sesama dan juga dapat meminta saran, masukan, serta sebagai ajang bertukar ide ataupun gagasan untuk kedepannya sehingga antar sesama UKM dapat saling bersinergi antara satu dengan yang lainnya." Ungkap Rezi.
Lembaga Pengkajian Islam Fakultas Hukum Universitas Andalas atau biasa disebut LPI FHUA merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Andalas.
UKM ini fokus pada kegiatan kegiatan keislaman, salah satu contohnya tentang kajian-kajian keagamaan.
Tetapi tidak hanya kajian tentang keagamaan, LPI FHUA juga menyajikan kajian tentang ilmu-ilmu lainnya yang dapat meningkatkan kualitas pengurus LPI FHUA itu sendiri.
LPI juga berusaha untuk membentuk pribadi muslim sejati bagi setiap civitas akademika baik itu dosen, mahasiswa, ataupun civitas akademika lainnya.
Sedikit fakta tentang LPI, UKM ini tidak hanya bergerak di bidang dakwah dan bidang-bidang keislaman saja. LPI juga bergerak di bidang akademik maupun non-Akademik.
Dalam bidang akademik, LPI sering kali mengadakan kelas-kelas yang dapat menunjang kemampuan akademik para mahasiswa khsususnya bidang Hukum, seperti IPK Class yang merupakan semacam kegiatan pembahasan soal-soal ujian yang dimentori oleh mentor ahli di bidangnya.
Sedangkan di bidang non-Akademik, LPI juga menyediakan berbagai macam pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang kemampuan para mahasiswa, seperti kelas debat, kelas bahasa asing, legal practice class, dan lain sebagainya.
Reporter: Rahmalia Adha dan Nurul Khalifa.
Penulis: Wilyan Gusthof, Seroja Dwina Martha, Ardema Safira, Naila Meuthia Azza.











_(1)_(1).png)









0 Comments