Gemajustisia.com-Panitia Pemilihan Umum Fakultas Hukum Universitas Andalas (PPU FHUA) 2024 buka suara terkait perpanjangan masa kampanye hingga waktu yang akan ditentukan nantinya. Hal ini disampaikan langsung oleh Silvia Yunita, staf PPU bagian Publikasi dan Dokumentasi (PUBDOK). Salah satu alasan adanya perpanjangan kampanye adalah karena tingginya antusiasme dari kedua Kelompok Aspirasi Mahasiswa (KAM). “ Melihat antusias kampanye apalagi dari setiap KAM itu juga produktif, seperti dari KAM Somasi ada ngepost video, vidio nya juga kreatif dan dari KAM Rekam juga ada audiensi dengan pembahasan yang sangat produktif,” ujar Silvia. Selain itu perpanjangan masa kampanye juga disebabkan pihak PPU belum mendapatkan tempat yang cocok untuk dilakukannya pemilihan. Menurut rencana, tanggal 3 Mei 2024 kemaren akan dilaksanakan debat capres cawapres, akan tetapi hal itu juga di undur. “Mengingat pemilihan juga diundur, kami juga lagi cari tempat atau lokasi namun sejauh ini belum di acc oleh rumah tangga Unand untuk pemakaian gedung seperti Gedung Serba Guna (GSG) atau ruang seminar. Selain itu surat juga masuknya agak lama dan tidak bisa mendadak, sedangkan pada saat rapat kemaren kita rapatnya juga sedikit mendadak jadi belum di acc, sehingga belum bisa di adakan debat hari ini,” lebih lanjut dijelaskan oleh Silvia. Pihak PPU fokus untuk mencari tempat yang dapat menampung banyak orang, karena debat ini bersifat terbuka untuk umum. Dengan harapan debat capres dan cawapres dapat memberikan gambaran pemimpin yang diinginkan para pemilih, sehingga dapat menentukan pilihannya masing-masing. Selain itu, panitia juga ingin penyelenggaraan pemilu kali ini lebih meriah dengan menciptakan euforia baru dalam pemilihan. Hal ini dikarenakan pemilihan sebelumnya dilakukan secara online disebabkan Covid-19 dan tahun lalu capres cawapres hanya terdiri dari calon tunggal. Namun untuk sistem pemilihan tahun ini juga belum dapat dipastikan, ada dua kemungkinan yaitu secara online atau melalui Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Kemungkinan masih dua baik itu mau online atau di TPS, melihat dari lokasinya, kalau misalnya kami dapat lokasi kemungkinan besar pun kami pakai lokasi tersebut untuk debat dan TPS tapi mengingat efisiensi waktu TPS karena mahasiswa FHUA 600 orang satu angkatan dikali beberapa angkatan itu kemungkinan kita bakalan online,” lanjut Silvia. Pelaksaan pemilihan direncanakan dalam waktu dekat, kemungkinan besar pada Bulan Mei akan terlaksana. Tidak ada kendala yang berarti bagi pihak PPU dalam menyelenggarakan pemilihan ini. Untuk menjaga netralitas pihak PPU menyebutkan bahwa mereka akan transparan terhadap semua proses yang dilakukan dalam pemilihan. Harapannya semoga pemilihan kali ini berjalan dengan lancar, kedua paslon capres dan cawapres sama sama kompetitif dengan kelebihannya masing-masing. Semoga semua masyarakat FHUA menggunakan hak suara dengan sebaik-baiknya demi kamajuan FHUA. Reporter : Saripah Rahmaini dan Fauziah Hana






.png)














0 Comments