Gemajustisia.com
- Pelaksanaan Orientasi Proses Belajar Mengajar (OPBM) dan Bimbingan Aktivitas
Kemahasiswaan Dalam Tradisi Ilmiah (BAKTI) Fakultas Hukum 2022 masih belum
menemui kejelasan. Orientasi Mahasiswa Baru FH yang akan diadakan kurang dari
sebulan kedepan ini, belum nampak sama sekali ada persiapan di kampus merah. Membandingkan
dengan Fakultas lain yang telah merilis kepanitiaan BAKTI nya, Fakultas Hukum
bahkan masih kebingungan menentukan siapa yang akan bertanggungjawab mengelola
orientasi ini. Melihat
tradisi kebelakang, Kepanitiaan BAKTI biasa di handle oleh unsur angkatan.
Namun, akibat pandemi covid-19 dan penerapan pembelajaran daring, dua tahun
kebelakang BEM mengambil alih amanat tersebut. Berdasarkan
surat edaran Rektor tempo lalu, proses belajar mengajar pada semester ganjil
2022/2023. Artinya, perkuliahan di Unand akan kembali ke sistem luring,
begitu pun dengan BAKTI. Ketua
Angkatan 18, Bayu Fadli, menjawab pada Jum'at minggu lalu (15/07), bahwa
pihaknya sejauh ini sudah ada pembahasan. Hal itu diteruskan dengan diadakannya
rapat angkatan oleh BP 18, Kamis (21/07). Rapat
yang juga dihadari oleh BEM tersebut menghasilkan sebuah rancangan kepanitiaan
awal yang diketuai oleh Fadhil Ma'ruf dan Oskar Kurnia Putra. Bayu
sendiri mengakui pihaknya belum menemui Wadek III selaku pimpinan Fakultas yang
bertanggungjawab. Rencananya mereka akan menemui pimpinan pada Senin minggu
depan. Sebelumnya,
Presiden Mahasiswa BEM FHUA, Sultan Arya, bersama jajarannya sudah melakukan
dialog dengan pimpinan (15/07). Sultan mengatakan bahwa pimpinan Fakultas
mendelegasikan tugas kepanitiaan BAKTI tahun ini kepada BEM. Dia
juga mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) saat ini sedang menyusun
bagaimana rundown dan konsep acara yang akan diangkat nanti. "Dalam waktu
dekat akan ada rapat bersama pimpinan (juga -red)," ucap Sultan. Rencananya,
BEM tidak akan membuka kepanitiaan penyelenggaraan BAKTI. Sultan mengatakan,
"untuk buka kepanitiaan sudah tidak sempat." Mengingat OPBM tingkat
Fakultas ini akan dilakukan tanggal 18-20 Agustus bulan depan. Dirinya
juga membenarkan bahwa tahun ini BEM sudah fix yang akan mengangkat BAKTI
sesuai kehendak fakultas. Tapi, mereka tidak akan meninggalkan unsur angkatan.
"Mungkin ada ide-ide atau konsep lain dari Angkatan 18, atau ada yang
ingin dilibatkan dari 18," tutur Sultan. Hal
ini berbanding terbalik dengan rapat angkatan yang dilakukan Bayu dan
kawan-kawan. Menteri Dalam Negeri BEM FHUA, Bagastra Khoosy, menjawab seusai
rapat dengan BP 18, angkatan akan berkolaborasi dengan BEM perihal BAKTI. Mulanya
ucap Bagas, BEM sudah menyampaikan hasil dialog dengan pimpinan. Tetapi
angkatan 18 meminta agar mereka yang akan menghandle perhelatan bagi mahasiswa
baru tersebut. Untuk kepanitiaan yang ditunjuk pada rapat, Bagas menyampaikan
itu diluar koordinasi dengan BEM.
Reporter:
Dharma Harisa




2.jpg)
.jpg)
_20231124_194632_0017_(1).png)

_(1).jpg)












0 Comments