Gemajustisia.com – Surat
Penyampaian Panduan Penyelenggaraan Wisuda Luring dikeluarkan oleh Wakil Rektor
I Universitas Andalas pada Rabu (9/2/2022).Salah satu syarat wisuda yang termuat di dalam surat
itu adalah membayar biaya wisuda sebesar Rp.750.000,00-, bagi Calon
Wisudawan/Wisudawati. Persyaratan ini mengundang polemik karena dianggap
memberatkan para Calon Wisudawan/Wisudawati di masa pendemi ini. Selain besaran biaya yang memberatkan, surat yang
dikeluarkan Wakil Rektor I itu juga tidak mencantumkan secara detail rincian
biaya tersebut akan digunakan. “Salah satu hal yang membingungkan adalah biaya Rp.
750.000,00 dari pihak kampus tidak dijelaskan secara detail untuk apa saja
rincian pembayarannya.Infonya masih simpang siur ada yang bilang termasuk
atribut wisuda lengkap, ada yang bilang diluar atribut wisuda,” ujar Suci
Auliani, Calon Wisudawati 2022. Suci juga menjelaskan bahwa sudah ada diskusi dengan
Fakultas Hukum UNAND mengenai masalah atribut, bahkan mereka sudah melakukan
pembayaran untuk pemesanan atribut wisuda. Adanya Kebijakan ini juga dinilai terlalu mepet. Hal
ini dikarenakan Pemberitahuan diumumkan H-3 hari penutupan pendaftaran wisuda. “Pemberitahuannya mepet, baru kemaren (9/2/2022)
dapat SK-nya. Hal itulah yang memberatkan teman-teman dan termasuk saya sendiri.
Sementara pembayaran terakhir itu tanggal 11, apalagi dimasa pandemi saat ini
yang membuat keadaan semakin sulit,” ungkap Aldi Kurniawan Alda, Calon Wisudawan
2022. Disisi lain, Mahasiswa Bidikmisi juga ikut
mempertanyakan kebijakan ini. “Saya sebagai Mahasiswa yang menerima Bidikmisi,
kabarnya dari tahun ketahun mahasiswa bidikmisi itu tidak bayar, tapi
masalahnya tetap bayar Rp.750.000,00 juga,” ucap Cindi Sandora, Calon
Wisudawati 2022. Tahun-tahun sebelumnya, para mahasiswa Bidikmisi Calon
Wisudawan/Wisudawati tidak dipungut biaya apapun, tetapi wisuda 1 tahun ini
belum ada kepastian sama sekali. Reporter: Wilin Putri Arifa dan Siti
Zahroh
Editor: Delvi Husna










.png)










0 Comments